Jumat, 14 Juni 2013

Pemuda? Move On Donk

Alhamadulillah, puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah mempertemukan saya dengan sobat muslimku, walaupun tidak secara langsung dan bertatap wajah. Namun yang terpenting adalah, kita diberi kepercayaan oleh Allah untuk senantiasa saling menasihati dalam kebaikan, dan semoga aktivitas yang luar biasa ini tetap terjaga dan selalu istiqomah, aamiin
Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada motivator utama kita, suri tauladan kita, yakni Nabiullah Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam yang telah membangun sebuah pondasi dakwah yang kokoh ini, dan semoga kita termasuk kaum yang menapaktilasi jejak beliau, dan yang kita nantikan syafa'atnya di yaumil qiyamah, allaahumma aamiin...

Sobat muslim yang dimuliakan Allah.....

Belakangan ini, kita dibuat sedih dengan berita-berita yang menggambarkan keadaan pemuda islam hari ini. Seperti tawuran, tindak kriminalitas misal mencuri, yang pelakunya juga seorang pelajar, dan bahkan tindak pemerkosaan dan seks bebas. Astaghfirullaahal'adziim, semoga kita terhindar dari perbuatan yang tidak sesuai dengan nurani ini.

Sebagai pemuda yang memiliki karakter PETARUNG, maka kondisi ini harusnya membuat kita bangkit, bukan malah hanyut di dalam arus kebobrokan ini. Syekh GOOGLE bernah berkata, "We can not change the WIND direction, but we can change the WINGS direction." Memang kita tidak dapat mengubah arah angin, tetapi kita dapat melakukan perubahan dengan mengubah arah sayap-sayap kita. Burung yang tak memiliki akal saja, tidak serta merta mengikuti arah angin yang menerpanya. Ketika arah angin itu membawanya ke arah yang akan menjadi tujuannya, maka si burung dengan senang hati akan mengikuti arah angin tersebut. Namun jika angin membawanya kepada jalur yang berlawanan arah dengan apa yang ia tuju, maka burung dengan sekuat tenaga, dengan segala potensinya, akan melawan, melawan, dan melawan tiupan angin tersebut.

Sobat muslim yang dirahmati oleh Allah...

Lalu, bagaimana dengan kita? Pemuda-pemuda yang telah dikaruniai akal, kecerdasan, semangat membara, dan potensi-potensi yang luar biasa. Kita harus bangkit, untuk kemudian mengambil posisi menjadi bagian dari solusi. Jika negara ini diibaratkan sebuah kereta api, apakah kita akan menjadi barang yang hanya menjadikan kereta ini semakin terseok? Ataukah kita menjadi bahan bakar yang mampu menjadikan kereta ini keluar dari keseokannya? Pilhan ada di tangan anda, pilihan ada di tangan saya, dan pilihan ada di tangan kita. Maka dari itu, dengan semangat BISMILLAH, mari kita segera melangkah dengan penuh izzah pantang menyerah dan tidak mudah lelah sebelum mencetak sejarah.

Kita sebagai pemuda harus memiliki kemauan untuk melakukan perubahan. Inilah yang kita butuhkan hari ini. Orang Jawa pernah bertutur, "There is a will, there is a way." "Sopo kemawon engkang nggadahi kekarepan, moko bakal oleh dalan."
MAN JADDA WA JADA!! Jika kita bersungguh-sungguh, maka Allah pasti akan membukakan jalannya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Dan orang-orang yang berjihad (untuk mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sunggguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik."
(QS. Al-Ankabut: 69)

Sobat muslim yang dimuliakan oleh Allah..

Mari mulai saat ini juga ikut berkontribusi, berkarya untuk bangsa dan agama. Sebagai pemuda, mari kita belajar sungguh-sunggu, manfaatkan masa emas ini, ukir prestasi untuk mengharumkan negara tercinta ini.

Saudaraku seiman yang senantiasa dirahmati Allah...

Demikian tadi beberapa solusi dan gagasan segar agar kita menjadi pemuda yang bersemangat untuk berkarya dengan penuh semangat jiwa dan raga hanya mengharap ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala.

0 komentar:

Posting Komentar